Dosen dan Mahasiswa PBSI Universitas Khairun Gelar PkM Model Storytelling Partisipatif dalam Edukasi Pemilahan Sampah
Ternate, 23 Agustus 2026 β Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Khairun, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Komunitas Teras Baca Umi, Kota Ternate, pada Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema βModel Story Telling Partisipatif dalam Edukasi Pemilahan Sampah Berbasis Proyek.β
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dr. Sasmayunita, S.Pd., M.Pd. dan Roni Kurniawan, S.Pd., M.Pd., dengan melibatkan sejumlah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Khairun. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam mendampingi peserta, memfasilitasi aktivitas storytelling, serta mengarahkan peserta dalam kegiatan proyek pembuatan tempat sampah sederhana.
PkM ini dirancang dengan memadukan storytelling partisipatif dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) sebagai strategi edukasi yang komunikatif, kreatif, dan kontekstual. Melalui storytelling, peserta diajak memahami persoalan sampah melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, pendapat, dan gagasan mengenai permasalahan sampah yang mereka temukan di lingkungan sekitar.
Tidak hanya mendengarkan cerita, peserta didorong untuk menjadi bagian aktif dalam proses pembelajaran. Mereka diajak berdiskusi mengenai jenis-jenis sampah, pentingnya pemilahan sampah, serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik. Proses tersebut berlangsung secara interaktif dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan pengelola serta peserta Komunitas Teras Baca Umi.
Salah satu aktivitas utama dalam kegiatan ini adalah praktik membuat tempat sampah menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Peserta bekerja secara aktif dan didampingi oleh mahasiswa untuk menghasilkan tempat sampah yang dapat digunakan sebagai sarana mendukung kebiasaan memilah sampah.
Kegiatan pembuatan tempat sampah tersebut memberikan pengalaman belajar yang konkret kepada peserta. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang kebersihan dan pengelolaan sampah, tetapi juga belajar mengembangkan kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Khairun, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman pembelajaran di luar kelas. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan kemampuan berkomunikasi, berbicara, bercerita, memfasilitasi diskusi, dan berinteraksi dengan masyarakat dalam konteks nyata.
Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik bahasa dan sastra Indonesia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi secara efektif, kreatif, dan adaptif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa keterampilan berbahasa, khususnya berbicara dan storytelling, dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi untuk menyampaikan pesan-pesan sosial dan lingkungan.
Dr. Sasmayunita, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa penggunaan storytelling partisipatif diharapkan dapat membuat edukasi lingkungan lebih dekat dengan dunia peserta. Cerita menjadi media untuk membangun kesadaran, sementara keterlibatan peserta dalam diskusi dan proyek memberikan kesempatan untuk mengubah pengetahuan menjadi pengalaman dan tindakan nyata.
Senada dengan hal tersebut, Roni Kurniawan, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa kegiatan berbasis proyek memberikan ruang bagi peserta untuk belajar melalui praktik. Pembuatan tempat sampah sederhana menjadi contoh bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan melalui kegiatan kreatif yang sederhana, menyenangkan, dan memiliki manfaat langsung.
Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan Komunitas Teras Baca Umi menjadi kekuatan utama dalam kegiatan PkM ini. Sinergi tersebut mempertemukan kompetensi akademik perguruan tinggi dengan pengalaman komunitas dalam membangun budaya literasi di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Khairun tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan kompetensi kebahasaan dan literasi, tetapi juga mendorong pemanfaatan keterampilan berbahasa sebagai sarana edukasi sosial dan lingkungan.
Kegiatan βModel Story Telling Partisipatif dalam Edukasi Pemilahan Sampah Berbasis Proyekβ diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran pemilahan sampah sejak dini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas dalam menghadirkan kegiatan edukatif yang kreatif, partisipatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Ternate.