22 May 2025 Humas Post Dibaca 223 kali

Tim Dosen Prodi PBSI Unkhair Memberikan Pelatihan Seni Berbicara dalam Pembelajaran

Dalam upaya melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai salah satu kewajiban tridarma perguruan tinggi, pada Jumat 16 Mei 2025, tim dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Khairun melaksanakan kegiatan Pelatihan Seni Berbicara dalam Pembelajaran bagi siswa di SMP Islam 1 Kota Ternate. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 siswa dari kelas VII. Adapun dosen yang terlibat sebagai pemateri pada kegiatan pelatihan ini yaitu Sulami Sibua, M.Pd., Darlisa Muhamad, M.Pd., Rijal Muharam, M.Pd., dan Dr. Haerul, M.Pd. Dalam sesi pelatihan, para siswa diberikan materi seputar teknik dasar berbicara dalam pembelajaran, cara mengelola rasa gugup, serta praktik langsung menyampaikan pertanyaan dan tanggapan. Kepala sekolah, Bapak H. Abdullah Pelupessy, S.Ag., MM.,  dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian siswa dalam menyampaikan ide dan pendapat secara efektif. “Kemampuan berbicara adalah keterampilan penting yang akan sangat berguna di masa depan, baik dalam pendidikan maupun kehidupan sosial mereka,” ujar beliau. Antusiasme para siswa tampak tinggi selama pelatihan berlangsung. Mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga aktif dalam praktik dan simulasi yang menyenangkan. Salah satu peserta, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini. “Saya jadi lebih percaya diri dan tahu bagaimana menyampaikan pendapat tanpa gugup,” ungkapnya. Dengan diadakannya pelatihan ini, pihak sekolah berharap siswa dapat terus mengembangkan kemampuan komunikasi mereka, serta menjadi generasi yang berani, cakap, dan percaya diri dalam berbagai situasi. “Berbagai metode pembelajaran dan bahan ajar telah diterapkan,  namun, masih saja banyak siswa yang tidak aktif berbicara dalam kelas. Tidak adil dan tidak logis ketika seorang guru berharap siswanya aktif berbicara, tetapi ilmu tentang keterampilan berbicara tidak diberikan. Bisa jadi siswa itu tidak berbicara bukan karena tidak ada kesempatan, tetapi merasa tidak percaya diri dan tidak tahu apa yang ingin disampaikan.” Paparan Dr. Haerul, M.Pd. saat menyampaikan materi pelatihan.