Widya Astuti Bilo dan Tim Kembali Meraih Pendanaan PKM

Tim Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Khairun yang diketuai Widya Astuti Bilo kembali meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Dikti dari Simbelmawa Kemenristekdikti pada tahun 2022. Tim yang berbeda, kala itu Widya (panggilan akrabnya) dengan didampingi oleh salah satu dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yakni Hubbi Saufan Hilmi, S. Pd., M. Pd., juga pernah meraih insentif dari Simbelmawa Kemenristekdikti pada kategori PKM Artikel Ilmiah (AI) dengan judul karya tulis ilmiah Refresentasi Alam Dan Nilai Pendidikan Karakter  Dalam Sastra Lisan Dolabololo Dan Dalil Moro (Kajian Ekokritik Sastra) (2021). Bukan hanya sebagai ketua tim, Widya pada tahun sebelumnya juga pernah meraih pendanaan pada kategori PKM Riset Sosial Humaniora (RSH) dengan judul karya tulis ilmiah Diseminasi Kamus Praktis Bahasa Melayu Dialek Ternate untuk Wisatawan Lokal dan Internasional (2021) dengan didampingi oleh salah satu dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yakni Sulami Sibua, S. Pd., M. Pd., ia (baca: Widya) kala itu sebagai anggota tim.

Widya Astuti Bilo, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Widya Astuti Bilo, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Pada tahun ini, lagi-lagi Widya dan timnya yang berbeda menunjukkan kegigihan dan kemampuannya dalam bertarung secara nasional yang kali ini didampingi oleh salah satu dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Khairun, Hubbi Saufan Hilmi, M. Pd., Widya dan dua anggota tim lainnya berhasil lolos seleksi dan berhak meraih pendanaan dari Simbelmawa Kemenristekdikti pada kategori PKM RSH tahun 2022. Karya tulis ilmiah yang diajukan oleh Widya dan kawan-kawan mengangkat tentang salah satu kajian yang ada dalam ranah kelimuan Antropolingusitik, yakni tentang toponimi (asal-usul penamaan tempat) dengan judul Toponimi di Kampung Kota Ternate Maluku Utara. Pada tahun 2022 ini, Universitas Khairun sendiri mengirimkan kurang lebih 142 proposal untuk bertarung secara nasional dalam kategori PKM 8 bidang yang disediakan Simbelmawa Kemenristekdikti tahun. Sangat ketatnya sistem seleksi yang diterapkan dan ditetapkan pada PKM Nasional tahun 2022 ini, menyebabkan hanya 5 proposal yang dinilai layak dan didaulat berhak mendapatkan pendanaan, salah satunya ialah proprosal PKM RSH yang diketuai oleh Widya Astuti Bilo tersebut. Adapun dua PKM lain yang memberikan insentif, seperti PKM Artikel Ilmiah (AI) dan PKM Gagasan Futuristik Tertulis (GFT) akan diumumkan kemudian.

Keberhasilan Widya dan kawan-kawan meraih pendanaan PKM RSH pada tahun 2022 ini menjadikan Widya Astuti Bilo sebagai satu-satunya ketua tim mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang pernah memimpin dan meraih pendanaan PKM RSH secara berturut-turut dan pernah meraih insentif pada kategori PKM AI pada tahun sebelumnya. Total PKM Nasioanl yang dapat dan mampu diraih oleh Widya dan kawan-kawan hingga saat ini pun bertotal tiga PKM Nasional dalam kurun waktu 2021 dan 2022 (*red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.